Congratulations to the Participants & Best Innovators 2011!

Anugerah BUMN 2011 “Inovasi untuk Kinerja Unggul”

Avanti Fontana, Lead Facilitator & Coach, Faculty Member Universitas Indonesia

innovaward[at]ciptainovasi.com

Inovasi adalah keberhasilan secara sosial dan ekonomi karena diperkenalkannya cara baru atau kombinasi baru dari cara lama dalam mengubah input menjadi output sedemikian rupa sehingga dihasilkan perubahan besar dalam perbandingan antara nilai manfaat dan harga menurut persepsi konsumen dan/atau pengguna (Fontana 2009, 2010, 2011).

Fakta menunjukkan, daya tahan dan keunggulan organisasi perusahaan ditentukan oleh kemampuannya berinovasi. Anugerah BUMN 2011 yang diselenggarakan oleh BUMN Track mengangkat untuk pertama kalinya tema INOVASI untuk KINERJA UNGGUL. Bekerja sama dengan CIS School of Innovation, Tim Penyelenggara menguraikan rincian kriteria dan menggunakan metode penilaian yang kredibel. Ada 13 kategori inovasi yang diajangkan, yaitu:

1. INOVASI MANAJEMEN: Perusahaan menunjukkan keberhasilannya dalam mengubah cara-cara kerja lama menjadi cara kerja baru yang lebih baik dan menerapkannya atau perusahaan berhasil menemukan atau menciptakan cara-cara kerja yang baru dan menerapkannya sehingga memudahkan pengelolaan organisasi atau manajemen perusahaan, selama atau dalam lima tahun terakhir.

2. INOVASI GCG: Perusahaan menunjukkan keberhasilannya dalam menciptakan atau mengembangkan dan menerapkan praktik Good Corporate Governance selama atau dalam lima tahun terakhir.

3. INOVASI PRODUK MANUFAKTUR: Perusahaan menunjukkan keberhasilannya dalam menciptakan atau mengembangkan dan menjual produk atau produk-produk manufaktur yang inovatif selama atau dalam lima tahun terakhir.

4. INOVASI PRODUK AGRIKULTUR: Perusahaan menunjukkan keberhasilannya dalam menciptakan atau mengembangkan dan menjual atau memasyarakatkan produk atau produk-produk agrikultur yang inovatif selama atau dalam lima tahun terakhir.

5. INOVASI PRODUK JASA: Perusahaan menunjukkan keberhasilannya dalam menciptakan atau mengembangkan dan menjual atau memasyarakatkan produk jasa yang inovatif selama atau dalam lima tahun terakhir.

6. INOVASI TEKNOLOGI: Perusahaan menunjukkan keberhasilannya dalam menciptakan atau mengembangkan dan menggunakan teknologi (cara atau teknik mengubah input menjadi output) yang inovatif selama atau dalam lima tahun terakhir.

7. INOVASI PEMASARAN: Perusahaan menunjukkan keberhasilannya dalam menciptakan atau mengembangkan dan menerapkan alat/teknik/cara dan/atau strategi pemasaran produk (barang atau jasa) yang inovatif (seperti namun tidak terbatas pada cara atau taktik pemasaran, cara menetapkan harga atau pricing, pemilihan lokasi pasar, cara pemilihan jenis produk yang ditawarkan, dan teknik promosi produk) selama atau dalam lima tahun terakhir.

8. INOVASI SDM: Perusahaan menunjukkan keberhasilannya dalam menciptakan atau mengembangkan dan menerapkan praktik-praktik Manajemen Sumber Daya Insani (SDM) selama atau dalam lima tahun terakhir.

9. INOVASI PKBL: Perusahaan menunjukkan keberhasilannya dalam menciptakan atau mengembangkan dan menerapkan program-program kemitraan dan bina lingkungan yang inovatif selama atau dalam lima tahun terakhir.

10. INOVASI PELAYANAN PUBLIK: Perusahaan menunjukkan keberhasilannya dalam menciptakan atau mengembangkan dan menjual atau memasyarakatkan produk layanan publik (public service) yang inovatif selama lima tahun terakhir.

11. INOVASI STRATEGI BISNIS GLOBAL: Perusahaan menunjukkan keberhasilannya dalam menentukan, memilih atau mengadopsi atau mengembangkan dan menerapkan strategi bisnis yang inovatif yang memungkinkan perusahaan untuk tetap berperan dan memiliki andil di pasar global dalam konteks nasional (dapat bersaing dan unggul di Indonesia di tengah maraknya perusahaan dan produk dari mancanegara) dan/atau internasional (dapat bersaing dan unggul di luar negeri atau pasar internasional) selama lima tahun terakhir.

☐ 12. BUMN PALING INOVATIF: Kategori inovasi ini berbeda dari 11 kategori inovasi yang disampaikan sebelumnya. BUMN Paling Inovatif dinilai dari jumlah bobot terbesar dari antara 11 kategori  yang diikuti.

13. CEO INOVATIF: Kategori inovasi ini berbeda dari 12 kategori inovasi yang disampaikan sebelumnya yang berfokus ada unit organisasi BUMN. Kategori ini berfokus pada kepemimpinan atau inovasi kepemimpinan seperti ungkapan salah satu prinsip manajemen inovasi, “Tidak Ada Inovasi Tanpa Kepemimpinan.”

Kriteria Inovasi yang tercakup dalam Anugerah kali ini adalah: inovasi telah dilaksanakan dan terbukti berhasil, inovasi dilakukan dengan cara-cara baru atau kombinasi baru dari cara-cara lama, dan inovasi menghasilkan perubahan yang membawa manfaat bagi perusahaan BUMN, pelanggan perusahaan BUMN dan/atau mitra perusahaan BUMN atau pemangku kepentingan lain. Organisasi Perusahaan BUMN, Holding atau Anak Perusahaan BUMN dapat mengajukan diri sebagai peserta Anugerah BUMN Award 2011. Unit yang diobservasi dan dianalisis dalam penganugerahan ini dapat pada tingkat organisasi, unit kerja atau tim, dan individu. Tim Inovasi untuk suatu produk tertentu merupakan pelaku inovasi yang merujuk pada kelompok pegawai lintas maupun dalam satu unit kerja yang beranggotakan minimal dua orang, atau yang dalam merealisasikan inovasinya tidak mungkin seorang diri atau sendirian. Unit observasi dan analisis tingkat individu dapat saja adalah pelaku inovasi individual dan ini dapat secara khusus diterapkan untuk kategori inovasi CEO paling inovatif.

Kriteria penilaian merujuk secara umum pada persepsi unggulan Anugerah BUMN Award 2011 sebagai berikut, walau tidak terbatas pada: produktivitas faktor-faktor pendukung inovasi, peran kepemimpinan dalam inovasi, keunggulan proses inovasi, kemudahan inovasi dilipatgandakan dalam organisasi BUMN, dan perkiraan surplus produsen dan/atau surplus konsumen (nilai manfaat) yang diterima oleh pelanggan/nasabah/pengguna atau oleh target pasar inovasi itu dengan adanya inovasi, dan potensi ekspansi hasil inovasi. (UPD061211)

Referensi: CIS School of Innovation 2011, BUMN Track October-December 2011.